Sabtu, 15 April 2017

Perencanaan Program Pembelajaran Bahasa Arab



BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang masalah
         Mengajar sebenarnya merupakan suatu kegiatan atau proses untuk menyusun dan menguji suatu rencana atau program yang memungkinkan timbulnya perbuatan-perbuatan belajar pada diri murid-murid. Suatu kegiatan dapat dikatakan sebagai kegiatan atau tindakan mengajar jika kegiatan itu didasarkan atas suatu rencana yang matang dan teliti. Rencana program itu disusun dengan maksud untuk menimbulkan perbuatan belajar pada murid-murid. Jadi di sini berlaku suatu ketentuan bahwa jika seorang guru berdiri didepan kelas tetapi keberadaanya di depan kelas itu tidak didasarkan atas suatu rencana dan tidak dimaksudkan untuk menciptakan kondisi-kondisi yang memungkinkan timbulnya perbuatan-perbuatan belajar pada murid-murid, maka tidak dapatlah dikatakan bahwa guru tadi sedang mengajar.
Program belajar mengajar merupakan perencanaan yang menyeluruh dari suatu kegiatan pengajaran yang disebut dengan satuan pengajaran. Guru harus mampu merumuskan tujuan instruksional yang memenuhi persyaratan. Dan merencanakan kegiatan belajar mengajar yaitu, memilih dan mengembangkan bahan pengajaran, memilih dan mengembangkan strategi belajar mengajar, memilih dan mengembangkan media yang sesuai, memilih dan memanfaatkan sumber belajar. Dan untuk merumuskan tujuan instruksional dan merencanakan kegiatan belajar mengajar guru perlu memahami keterampilan proses dan cara belajar siswa aktif.
B. Rumusan masalah
a.       Apa perencanaan program pembelajaran ?
b.      Bagaimana cara menyusun Progta dan Promes ?
C. Tujuan penulisan
a.       Untuk mengetahui program pengajaran.
b.      Untuk memahami cara menyusun progta dan promes.





BAB II
PEMBAHASAN

A. Perencanaan Program Pembelajaran
Pembelajaran sebagai suatu sistem yang bertujuan, yang harus direncanakan oleh guru berdasarkan pada kurikulum yang berlaku. Perencanaan program belajar mencakup kegiatan merumuskan tujuan pembelajaran, merumuskan isi/materi pelajaran yang harus dipelajari, merumuskan kegiatan belajar dan merumuskan sumber belajar/media pembelajaran yang akan digunakan serta merumuskan evaluasi belajar. 
     Fungsi perencanaan program belajar adalah sebagai pedoman kegiatan guru dalam mengajar dan pedoman siswa dalam kegiatan belajar yang disusun secara sistematis dan sistemik. Perencanaan program belajar harus berdasarkan pada pendekatan sistem yang mengutamakan keterpaduan antara tujuan, materi, kegiatan belajar dan evaluasi.
Rencana pembelajaran pada hakekatnya merupakan perencanaan jangka pendek yang dilakukan oleh guru untuk dapat memperkirakan berbagai tindakan yang akan dilakukan di kelas atau di luar kelas. Perencanaan pembelajaran tersebut perlu dilakukan agar guru dapat mengkoordinasikan berbagai komponen pembelajaran yang berorientasi (berbasis) pada pembentukan kompetensi siswa, yakni kompetensi dasar, materi standar, indikator hasil belajar, dan penilaian berbasis kelas (PBK). Kompetensi dasar berfungsi untuk memberikan makna terhadap kompetensi dasar. Indikator hasil belajar berfungsi sebagai alat untuk mengukur ketercapaian kompetensi. Sedangkan PBK sebagai alat untuk mengukur pembentukan kompetensi serta menentukan tindakan yang harus dilakukan jika kompetensi standar belum tercapai.
a.       Prinsip perencanaan pengajaran yang harus diperhatikan adalah:
                                 ·            Perencanaan pengajaran harus berdasarkan kondisi siswa.
                                 ·            Perencanaan pengajaran harus berdasarkan kurikulum yang berlaku.
                                 ·            Perencanaan harus memperhitungkan waktu yang tersedia
                                 ·            Perencanaan pengajaran harus merupakan urutan kegiatan belajar –mengajar yang sistematis.
                                 ·            Perencanaan pengajaran bila perlu lengkapi dengan lembaran kerja/tugas dan atau lembar observasi.
                                 ·            Perencanaan pengajaran harus bersifat fleksibel.

b.      Prosedur Pengembangan Program Pembelajaran :
·         Program pengajaran di sekolah dilaksanakan dalam jangka waktu belajar tertentu. Program pengajaran yang menjadi tugas guru yaitu menyusun program pengajaran tahunan, program pengajaran semester dan program mingguan atau harian, yang disebut program persiapan mengajar.
·         Program pengajaran di sekolah harus dilakukan secara beruntut, sehingga harus dibuat pembagian jam mata pelajaran dalam artian setiap tatap muka pertama dan selanjutnya harus ada kesinambungan yang terkait.
                 Ada beberapa program pembelajaran seperti:
v  Program Mingguan dan Harian
                             Program mingguan dan harian merupakan penjabaran dari program                          semester dan program modul yang dimaksudkan untuk mengetahui                            tujuan-tujuan yang telah dicapai dan yang perlu diulang bagi setiap                                 peserta didik dan juga untuk mengidentifikasi kemajuan belajar setiap                                     peserta didik sehingga dapat diketahui peserta didik yang mendapatkan                             kesulitan dalam setiap modul yang dikerjakan dan peserta didik yang                                  memiliki kecepatan belajar di atas rata-rata kelas.
v  Program Modul atau Pokok Bahasan
v  Program Semester/ Promes
                             Program semester adalah program yang berisikan garis-garis besar                                        mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam                                            semester tersebut. Isi dari program semester adalah tentang bulan,                                             pokok bahasan yang hendak disampaikan, waktu yang direncanakan,                                dan keterangan-keterangan. Program             semester merupakan penjabaran                                    dari program tahunan. Program semester memuat standar kompetensi                                     dan kompetensi dasar beserta alokasi waktu , dan penjabaran alokasi                                   waktu setiap bulannya selama satu semester. Memuat jumlah jam dan                                  kegiatan pembelajaran selama satu semester, minggu efektif, dan hari                                    libur.
v  Program Tahunan/ Progta
                             Program tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran                                       untuk   setiap kelas, yang dikembangkan oleh guru mata pelajaran yang                               bersangkutan sebagai pedoman bagi pengembangan program-program                               selanjutnya, seperti program semester, program mingguan, dan                                              program harian atau program pembelajaran setiap pokok bahasan.                                              Program tahunan memuat penjabaran alokasi waktu tiap-tiap                                                standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk tiap semester dan tiap                               kelas selama satu tahun pelajaran. Program tahunan dipersiapkan dan                               dikembangkan oleh guru sebelum tahun pelajaran dimulai, karena                                              merupakan pedoman bagi pengembangan program-program                                               berikutnya.
       B. Cara Menyusun Progta dan Promes
a)      Menyusun Progta (Program Tahunan)
Program Tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran untuk setiap kelas yang dikembangkan oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan program ini telah dipersiapkan dan dikembangkan oleh guru mata pelajaran sebelum tahun ajaran karena merupakan pedoman bagi pengembangan program-program berikutnya.
                   Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengembangkan program tahunan adalah :
                                 ·            Lihat berapa jam alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran dalam seminggu dan struktur kurikulum seperti yang telah ditetapkan pemerintah, analisis berapa minggu efektif dalam satu semester, seperti yang telah ditetapkan dalam gambar alokasi waktu efektif.
                                 ·            Melalaui analisis tersebut kita dapat menentukan berapa minggu waktu yang tersedia untuk pelaksanan proses pembelajaran.
                   Sumber-sumber yang dapat dijadikan bahan pengembangan program                               tahunan antara lain :
·            Daftar Standard Kompetensi sebagai konsensus nasional yang dikembangkan dalam buku Garis-Garis Besar Program Pengajaran (GBPP) setiap mata pelajaran yang akan dikembangkan.
·            Skope dan Sekuensi setiap kompetensi untuk mencapai tujuan pembelajaran diperlukan materi pembelajaran. Skope adalah ruang lingkup dan batasan-batasan keluasan setiap pokok dan sub pokok bahasan. Sedangkan sekuesi adalah urutan logis dari pokok dan sub pokok bahasan. Pengembangan skope dan skuensi ini bisa dilakukan oleh masing–masing guru mata pelajaran, dan dapat dikembangkan dalam kelompok kerja guru ( KKG ) untuk setiap mata pelajaran.
·            Kalender pendidikan penyusunan kalender pendidikan selama satu tahun pelajaran mengacu pada efesiensi, efektifitas dan hak-hak peserta didik.
·          Menyusun  Promes (Pogram Semester)
                 Program semester adalah program pengajaran yang harus dicapai selama satu                 semester, selama periode ini diharapkan para siswa menguasai pengetahuan,                      sikap dan keterampilan sebagai satu kesatuan utuh.
b)      Cara yang baik menyusun program semester :
·         Hitung alokasi waktu dalam setahun berdasarkan kalender pendidikan yang diterbitkan oleh satuan pendidikan. Hal- hal yang harus diperhatikan:
·          banyaknya pekan dalam setiap bulan.
·         jumlah pekan efektif per bulan (pekan dimana terjadi KBM).
·         jumlah pekan tidak efektif (pekan dimana tidak terjadi KBM misal HUT Sekolah, Hari libur umum dll).
·          total pekan, pekan efektif, pekan tidak efektif per tahun.
c)      Menentukan jumlah jam efektif per semester. Hal-hal yang diperhatikan:      
  - Banyaknya pekan efektif pada perhitungan alokasi waktu per semester                    dikurangi pekan tidak efektifnya. Contoh: Pekan dalam semester ini 26 pekan,   yang tidak efektif 9 pekan maka pekan efektif adalah 26-9 =17 Pekan.
- Jam efektif semester adalah hasil perkalian pekan efektif dengan jumlah jam           pelajaran per minggu. Misal : Maatematika kelas V Jumlah jam per minggu 2             jam/ kelas. Maka jam pelajaran efektif per semester adalah 17 x 2 jam pel = 34 jam pel.
d)     Distribusi alokasi waktu Hal-hal yang diperhatikan adalah :
·         Hitung banyaknya kompetensi dasar dalam semester berjalan.
·         Tentukan kedalaman dan keluasan materi pada Kompetensi Dasar tersebut.
·         Sebarkan jam efektif yang telah dihitung pada setiap Kompetensi Kasar berdasarkan keluasan dan kedalamannya.
·         Jabarkan hasil penyebaran tersebut pada matriks yang telah dilengkapi dengan bulan dan minggu selama 1 semester dengan memperhatikan juga minggu / hari tidak efektif.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Pembelajaran sebagai suatu sistem yang bertujuan, yang harus direncanakan oleh guru berdasarkan pada kurikulum yang berlaku. Perencanaan program belajar mencakup kegiatan merumuskan tujuan pembelajaran, merumuskan isi/materi pelajaran yang harus dipelajari, merumuskan kegiatan belajar dan merumuskan sumber belajar/media pembelajaran yang akan digunakan serta merumuskan evaluasi belajar. 
     Fungsi perencanaan program belajar adalah sebagai pedoman kegiatan guru dalam mengajar dan pedoman siswa dalam kegiatan belajar yang disusun secara sistematis dan sistemik. Perencanaan program belajar harus berdasarkan pada pendekatan sistem yang mengutamakan keterpaduan antara tujuan, materi, kegiatan belajar dan evaluasi.
             Rencana pembelajaran pada hakekatnya merupakan perencanaan jangka pendek yang dilakukan oleh guru untuk dapat memperkirakan berbagai tindakan yang akan dilakukan di kelas atau di luar kelas. Perencanaan pembelajaran tersebut perlu dilakukan agar guru dapat mengkoordinasikan berbagai komponen pembelajaran yang berorientasi (berbasis) pada pembentukan kompetensi siswa, yakni kompetensi dasar, materi standar, indikator hasil belajar, dan penilaian berbasis kelas (PBK). Kompetensi dasar berfungsi untuk memberikan makna terhadap kompetensi dasar. Indikator hasil belajar berfungsi sebagai alat untuk mengukur ketercapaian kompetensi. Sedangkan PBK sebagai alat untuk mengukur pembentukan kompetensi serta menentukan tindakan yang harus dilakukan jika kompetensi standar belum tercapai.





DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 1999. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta:            Bumi Aksara.
ArtikelPendidikan Network - Evaluasi Program Pengajaran
re-searchengines.com/afdhee5-07.html
http://www.muniryusuf.com/search/pengertian-program-pengajaran
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2114208-administrasi-program-pengajaran/#ixzz1RSQxwkj5 Diposkan oleh
Alank Zainuddin di 02.54



Tidak ada komentar:

Posting Komentar