OBYEK PENDIDIKAN
1.
Qur’an Surat An – Nisa ; 170
يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَكُمُ الرَّسُولُ بِالْحَقِّ مِنْ
رَبِّكُمْ فَآمِنُوا خَيْرًا لَكُمْ وَإِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ
وَالْأَرْضِ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا (170)
Artinya : Wahai
manusia, sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad)
itu kepada kalian dengan (membawa) kebenaran dari Tuhan kalian, maka
berimanlah kalian, itulah yang lebih baik bagi kalian. Dan jika kalian kafir, (maka
kekafiran itu tidak merugikan sedikit pun kepada Allah) karena sesungguhnya
apa yang di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah, Dan adalah Allah
Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.
TafsirIbnu Kastir
{يَا أَيُّهَا النَّاسُ
قَدْ جَاءَكُمُ الرَّسُولُ بِالْحَقِّ مِنْ رَبِّكُمْ فَآمِنُوا خَيْرًا لَكُمْ}
Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad)
itu kepada kalian dengan (membawa) kebenaran dari Tuhan kalian, maka
berimanlah kalian, itulah yang lebih baik bagi kalian. (An-Nisa: 170)
Telah datang Nabi Muhammad Saw. kepada kalian
dengan membawa hidayah, agama yang hak, dan keterangan yang memuaskan dari
Allah Swt Karena itu, berimanlah kalian kepada apa yang didatangkannya kepada
kalian dan ikutilah dia, niscaya hal itu baik bagi kalian.
***
Kemudian Allah Swt. berfirman:
{وَإِنْ تَكْفُرُوا
فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ}
Dan jika kalian kafir, (maka kekafiran itu
tidak merugikan sedikit pun kepada Allah), karena sesungguhnya apa yang di
langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah. (An-Nisa: 170)
Dengan kata lain, Dia tidak memerlukan kalian dan
iman kalian, dan Dia tidak terkena mudarat karena kekafiran kalian. Perihalnya
sama dengan makna ayat lain, yaitu firman-Nya:
{وَقَالَ مُوسَى إِنْ
تَكْفُرُوا أَنْتُمْ وَمَنْ فِي الأرْضِ جَمِيعًا فَإِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ
حَمِيدٌ}
Dan Musa berkata, "Jika kalian dan
orang-orang yang ada di muka bumi semuanya kafir, maka sesungguhnya Allah
Mahakaya lagi Maha Terpuji. (Ibrahim: 8)
Dalam firman selanjutnya disebutkan:
{وَكَانَ اللَّهُ
عَلِيمًا حَكِيمًا}
Dan adalah Allah Maha Mengetahui. (An-Nisa:
170)
terhadap orang yang berhak memperoleh hidayah dari
kalian, maka Dia memberinya hidayah, dan terhadap orang yang berhak mendapat
kesesatan, lalu Dia menyesatkannya.
{حَكِيمًا}
lagi Mahabijaksana. (An-Nisa: 170) Yaitu
dalam semua ucapan, perbuatan, syariat dan takdir-Nya.
2.
At – Tahrim ; 6
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ
نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلائِكَةٌ غِلاظٌ شِدَادٌ
لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ (6)
Artinya : “Hai
orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka
yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang
kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang
diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.
tafsir Al – Misbah
ayat inimemberikan tuntunan kepada kaum beriman bahwa,
hai orang – orang yang beriman, perihalalah dirimu antara lain dengan meneladani N perihalalah
juga keluargamu yakni istri, anak – anak dan seluruh yang berada dibawah
tanggung jawab kamu dengan membimbing dan mendidik mereka agar kamu semua
terhindar dari batu – batu antara lain yang dijadikan berhala – berhala.
Diatasnya yakni yang menangani neraka itu dan bertugas menyiksa penghuni –
penghuninya adalah malaikat – malaikat
yang kasar – kasar hati dan perlakuanya
dalam melaksanakan tugas penyiksaan, yang tidak mendurhakai Allah
menyangkut apa yang dia perintahkan kepada mereka sehingga siksa mereka
jatuhkan kendati mereka kasar tidak kurang dan juga tidak lebih dari apa yang
diperintahkan Allah, yakni sesuai dengan dosa dan kesalahan masing – masing
penghuni neraka dan mereka juga senantiasa dan dari saat ke saat mengerjakan
dengan mudah apa yang diperintahkan Allah kepada mereka.
3.
Asy – Syuara : 214 – 216
وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الأقْرَبِينَ (214) وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ
لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ (215) فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّي
بَرِيءٌ مِمَّا تَعْمَلُونَ (216)
Artinya : ”Dan berilah peringatan kepada
kerabat-kerabatmu yang terdekat, dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang
yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman. Jika mereka mendurhakaimu,
maka katakanlah, "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa
yang kalian kerjakan.”
Tafsir Jalalain
Ayat 214
Mereka adalah bani hasyim dan
bani Muthalib. Lalu Nabi Muhammad SAW memberi peringatan kepada mereka secara
terang – terangan ; demikianlah menurut keterangan hadist yang telah
dikemukakan oleh imam bukhari dan muslim.
Ayat 215
(dan rendahkanlah dirimu)
berlaku lemah lembutlah kamu (terhadap orang yang mengikutimu. Yaitu orang –
orang yang beriman).
Ayat 216
(jika mereka mendurhakai mereka) yaitu
kerabat – kerabat terdekatmu itu (maka katakanlah) kepada mereka (“sesungguhnya
aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang telah kalian kerjakan”) tentang
penyembahan kalian kepada selain Allah itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar