A. Tafsir Qur’an Surat Adz – Dzariyaat ayat 56
$tBur àMø)n=yz £`Ågø:$# }§RM}$#ur wÎ) Èbrßç7÷èuÏ9 ÇÎÏÈ
Artinya : “ dan aku tidak menciptakan jin
dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaku”
Tafsir dari Kementrian Agama.
Ayat 56
Ayat ini menegaskan bahwa
Allah tidak menjadikan jin dan manusia melainkan untuk mengenal – Nya dan agar
menyembah – Nya. Pendapat tersebut sama dengan pendapat Az – Zajjaaj, tetapi
ahli tafsir yang lain berpendapat bahwa maksud ayat tersebut adalah bahwa Allah
tidak menjadikan jin dan manusia kecuali untuk tunduk kepada – Nya dan untuk
merendahkan diri. Maka setiap makhluk, baik jin atau manusia wajib tunduk
kepada peraturan Tuhan, merendahkan diri terhadap kehendak – Nya. Menerima apa
yang Dia takdirkan, mereka dijadikan atas kehendak – Nya dan diberi rizki
sesuai dengan apa yang telah Dia tentukan. Tak seorang pun yang dapat
memberikan manfaat atau mendatangkan mudarat karena kesemuanya adalah dengan
kehendak Allah.
B.
Tafsir Qur’an Surat Ali Imron ayat 137 – 139
ôôs% ôMn=yz `ÏB öNä3Î=ö6s% ×ûsöß (#rçÅ¡sù Îû ÇÚöF{$# (#rãÝàR$$sù y#øx. tb%x. èpt6É)»tã tûüÎ/Éjs3ßJø9$# ÇÊÌÐÈ #x»yd ×b$ut/ Ĩ$¨Y=Ïj9 Yèdur ×psàÏãöqtBur úüÉ)GßJù=Ïj9 ÇÊÌÑÈ wur (#qãZÎgs? wur (#qçRtøtrB ãNçFRr&ur tböqn=ôãF{$# bÎ) OçGYä. tûüÏZÏB÷sB ÇÊÌÒÈ
Artinya : “sungguh, telah berlalu sebelum
kamu sunah – sunah (Allah) karena itu berjalanlah kamu ke (segenap penjuru)
bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang mendustakan (Rosul –
Rosul) (137). Inilah (Al – Qur’an) suatu keterangan yang jelas untuk semua
manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang – orang yang bertakwa
(138). Dan janganlah kamu (merasa lemah) dan jangan pula bersedih (hati), sebab
kamu paling tinggi derajatnya jika kamu orang yang beriman (139).
Diambil dari Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 137
Yakni telah berlalu hal
yang seperti ini dikalangan ummat – ummat sebelum kalian, yaitu mereka yang
mengikuti Nabi – Nabi. Tetapi pada akhirnya akibat yang erpuji adalah bagi
mereka sedangkan kekalahan dialami oleh orang – orang kafir. Karena itulah
dalam firman selanjutnya disebutkan karena itu berjalanlah kalian dimuka bumi
dan perhatikanlah bagaimana akibat orang – orang yang mendustakan (Rosul –
Rosul).
Ayat 138
Dalam Al – Qur’an
terkandung berita ummat – ummat sebelum kalian, petunjuk bagi hati kalian,
serta peringatan bagi kalian agar kalian menghindari hal – hal yang diharamkan
dan semua perbuatan dosa.
Ayat 139
Jangan
pula bersikap lemah dan patah semangat
karena apa yang baru dialami. Akibat yang terpuji dan kemenangan pada akhirnya
akan kalian peroleh wahai orang – orang mukmin.
C.
Tafsir Qur’an Surat Al – Hajj ayat 40 – 41
tûïÏ%©!$# (#qã_Ì÷zé& `ÏB NÏdÌ»tÏ ÎötóÎ/ @d,ym HwÎ) cr& (#qä9qà)t $oY/u ª!$# 3 wöqs9ur ßìøùy «!$# }¨$¨Z9$# Nåk|Õ÷èt/ <Ù÷èt7Î/ ôMtBÏdçl°; ßìÏBºuq|¹ ÓìuÎ/ur ÔNºuqn=|¹ur ßÉf»|¡tBur ã2õã $pkÏù ãNó$# «!$# #ZÏV2 3 cuÝÇZus9ur ª!$# `tB ÿ¼çnçÝÇYt 3 cÎ) ©!$# :Èqs)s9 îÌtã ÇÍÉÈ tûïÏ%©!$# bÎ) öNßg»¨Y©3¨B Îû ÇÚöF{$# (#qãB$s%r& no4qn=¢Á9$# (#âqs?#uäur no4q2¨9$# (#rãtBr&ur Å$rã÷èyJø9$$Î/ (#öqygtRur Ç`tã Ìs3ZßJø9$# 3 ¬!ur èpt6É)»tã ÍqãBW{$# ÇÍÊÈ
Artinya : “(yaitu) orang – orang yang diusir dari kampung halamanya
tanpa alasan yang benar, hanya karena mereka berkata ‘tuhan kami adalah Allah’.
Seandainya Allah tidak menolah keganasan sebagian manusia dengan sebagian yang
lain, tentu telah dirobohkan biara – biara Nashrani, gereja – gereja, rumah –
rumah ibadah orang – orang yahudi dan mesjid – mesjid yang dialamnya banyak
disebut nama Allah. Allah pasti akan menolong orang yang menolong (agama –
Nya). Sungguh Allah Maha Kuat, Maha Perkasa (140). (yaitu) orang – orang yang
jika kai berikan kedudukan di bumi, mereka melaksanakan sholat, menunaikan
zakat dan menyuruh berbuat yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, dan
kepada Allah lah kembali segala urusan (141)”.
Diambil dari Tafsir Jalalain
Ayat 40
Mereka
adalah (orang – orang yang telah di usir dari kampug halaman mereka tanpa
alasan yang benar) didalam pengusiran itu, mereka sekali - kali tidak diusir (melainkan
karena meeka berkata) disebabkan karena perkataan yang mereka ucapkan yaitu
(‘Rabb kami hanyalah Allah’) semata. Perkataan ini adalah perkataan yang hak
dan benar. Maka mengusir hanya dengan alasan karena mengucapkan perkataan itu
adalah tidak dibenarkan . (dan sekiranya Allah tidak menolakkeganasan sebagian
manusia) lafal ba’dhahum menjadi badal ba’dh lafal an – Naas (dengan sebagian
yang lain, tentulah telah dirobohkan) dibaca Lahuddimat dengan memakai harokat
Tsydid menunjukan makna banyak, yakni telah banyak dirobohkan, sebagaimana
dapat dibaca Takhfifi yaitu Lahudimat (biara – biara) bagi para rahib (gereja –
gereja) bagi orang – orang Nashrani (rumah – rumah ibadah) bagi orang yahudi,
lafal shalawaat artinya tempat peribadatan menurut bahasa Ibrani (dan mesjid –
mesjid) bagi kaum Muslimin (yang disebut di dalamnya) maksudnya di dalam tempat
– tempat yang telah disebutkan tadi (nama Allah dengan banyak)sehingga ibadah
menjadi terhenti karena robohnya tempat – tempat tersebut. (sesungguhnya Allah
pasti menolong orang yang menolong – Nya)menolong agama – Nya. (sesungguhnya
Allah benar – benar Maha Kuat) diatas semua makhluk – Nya (lagi Maha Perkasa)
pengaruh dan kekuasaan – Nya Maha Perkasa.
Ayat 41
(Yaitu
orang – orang yang jika kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi) dengan
memberikan pertolongan kepada mereka sehingga mereka dapat mengalahkan musuh –
musuhnya, (niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat
yang ma’ruf dan mencegah dari perbuatan munkar) kalimat ayat ini menjadi jawab
syarat, dan syarat beserta jawabnya menjadi shilah dari mausul, kemudian
diperkirakan adanya lafal Hum sebelumnya sebagai mubtada (dan kepada)Allah lah
kembali segala urusan) di akhirat, semua urusan itu kembali kepada – Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar