"Kakak, kenapa kakak pakai jilbab besar?"
Soalan ini sudah banyak kali dilontarkan oleh remaja. Adik bungsuku yang sedang mekar meniti usia remaja, turut bertanya. Melihat wajahnya yang saling tidak tumpah dg wajahku, aku merasa bagaikan sedang melihat diriku sendiri. Aku pernah terpesona melihat akhwati berhijab besar. Ku fahami, remaja bertanya karena mereka sedang mencari identitas diri. Kali pertama aku memilihnya sebagai image ketika memasuki usia remaja. Saat itu, aku berjilbab besar karena keindahannya menghiasi wanita2 berakhlak mulia yg kukenal. Ibuku, sepupu2ku, kakakku, bibi2 kecilku, semuanya berhijab besar. Hingga aku mensinonimkan jilbab besar itu dg keindahan, kepribadian & kebaikan. Walaupun aku turut mengenali teman2 berjilbab besar yg akhlaqnya bermasalah namun aku masih menemui keindahan jiwa dan hatinya, ingin menjadi lebih baik. Hari ini aku memilih jilbab besar karena aku yakin lebih istimewa pd pandanganNya. Ketika beranjak remaja, aku hampir tak sadar banyak pertanyaan yg trpendam. Mungkin saat itu aku tak tau ap yg prlu aku tau. Hingga prsoalanku trjawab 1 dmi 1.
"YANG TERTUTUP ITU INDAH"
Ketika ku bertanya tentang jilbab besar, mudah jawaban yg prnah ku trima,"yg trtutup itu indah" jawaban yg membawaku mengkaji SURAT AL-AHZAB (59), yg tafsirannya,
"Wahai Nabi, katakan kpd istri2mu,anak2 perempuanmu,& istri2 org mukmin. Hendaklah mereka melabuhkan jilbab kesluruh tubuh mreka. Yg demikian it spaya mreka mudah dikenali sebagai wanita baik agar mereka tdk diganggu."
Sedangkan buku yg kita sayangi, kita sampulkan seindahnya. Inikah pula bntuk tubuh wanita, takkan tiada sampulnya?
Ku prhatikan kulit bukuku yg brsampul lebih trjaga dibanding kulit bukuku yg tak brsampul.
Ku prhatikan langsir yg cantik mnghias pintu dan jndela.
Ku prhatikan kain yg mengalaz meja dan perabot. Benar yg trtutup itu indah.
Begitu pula cara Allah menghargai keindahan wanita dg menggariskan prbatasan aurat. Agar keindahan itu hanya truntuk insan yg brhak.
by. ukhty wasilah
Ketika ku bertanya tentang jilbab besar, mudah jawaban yg prnah ku trima,"yg trtutup itu indah" jawaban yg membawaku mengkaji SURAT AL-AHZAB (59), yg tafsirannya,
"Wahai Nabi, katakan kpd istri2mu,anak2 perempuanmu,& istri2 org mukmin. Hendaklah mereka melabuhkan jilbab kesluruh tubuh mreka. Yg demikian it spaya mreka mudah dikenali sebagai wanita baik agar mereka tdk diganggu."
Sedangkan buku yg kita sayangi, kita sampulkan seindahnya. Inikah pula bntuk tubuh wanita, takkan tiada sampulnya?
Ku prhatikan kulit bukuku yg brsampul lebih trjaga dibanding kulit bukuku yg tak brsampul.
Ku prhatikan langsir yg cantik mnghias pintu dan jndela.
Ku prhatikan kain yg mengalaz meja dan perabot. Benar yg trtutup itu indah.
Begitu pula cara Allah menghargai keindahan wanita dg menggariskan prbatasan aurat. Agar keindahan itu hanya truntuk insan yg brhak.
by. ukhty wasilah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar